Manfaat Bubur Kacang Hijau

Kacang hijau (Phaseolus radiatus) yang juga biasa disebut mungbean merupakan tanaman yang dapat tumbuh hampir di semua tempat di Indonesia. Berbagai jenis makanan (olahan) asal kacang hijau seperti bubur kacang hijau, minuman kacang hijau, kue/penganan tradisional, dan kecambah kacang hijau telah sejak lama dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Bubur kacang hijau adalah makanan tradisional yang padat gizi.Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Telah disadari bahwa daya cerna protein kacang-kacangan tidak setinggi protein hewani. Protein kacang-kacangan (nabati) umumnya memiliki asam amino pembatas lebih banyak, sehingga pemanfaatannya oleh tubuh tidak dapat menandingi protein hewani.

Kacang hijau mengandung fitat 2,19 (persentasen b/b). Interaksi fitat dengan protein dan vitamin menyebabkan terbatasnya nilai gizi yang dapat dimanfaatkan tubuh. Hasil penelitian Chang (1977) menunjukkan bahwa dengan merendam kacang hijau, efek negatif fitat akan banyak dikurangi.

Protein kacang hijau kaya akan asam amino lisin. Dalam pola makan sehari-hari, kekurangan dan kelebihan zat gizi tertentu dapat diantisipasi apabila kita mengkonsumsi makanan yang beragam. Tingginya kandungan lisin dalam kacang hijau sebenarnya melengkapi kekurangan lisin yang terdapat dalam beras. Efek komplementer (saling melengkapi) ini menyebabkan protein dari kombinasi makanan yang serasi dapat dimanfaatkan tubuh secara maksimal.

Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan minum kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein, dan karena kacang hijau kaya akan protein maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.

Studi tentang konsumsi kacang-kacangan pada anak menunjukkan bahwa kacang hijau adalah yang paling rendah dalam hal menimbulkan flatulensi (gas) dalam perut. Flatulensi disebabkan adanya oligosakarida yang tidak dapat dicerna dan kemudian difermentasikan oleh bakteri usus. Oligosakarida ini jumlahnya relatif sedikit dalam kacang hijau.

Vitamin yang menonjol dalam kacang hijau adalah vitamin B1 dan B2. Manusia tidak dapat menghasilkan vitamin di dalam tubuhnya, oleh karena itu diperlukan intake vitamin yang berasal dari bahan makanan.

Vitamin B1 (tiamin) mulai dibicarakan sebagai hormon makanan sejak tahun 1911. Pada awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri. Selanjutnya dibuktikan dalam hewan percobaan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Eykman seorang dokter Belanda di Indonesia pada tahun 1897 menemukan penyakit beri-beri pada ayam yang diberi beras sosoh. Kejadian beri-beri ini dapat dicegah apabila ransum diganti dengan beras merah, barley, atau kacang-kacangan. Temuan Eykman dan peneliti-peneliti lain di Filipina merupakan sejarah terungkapnya peran penting dari vitamin B1.

Peran vitamin B1 juga cukup menonjol sebagai komponen yang berguna untuk meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan. Secara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan badan. Penelitian pada hewan percobaan mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat. Lambatnya waktu pengosongan lambung dan usus mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.

Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.

*Tanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal ini mirip dengan tanda-tanda orang stress. Dampak jangka panjang yang terjadi adalah mudah capai, kurang nafsu makan, berat badan turun, konstipasi (sulit buang air besar) dan nyeri syaraf. Kopi dan alkohol dapat menyebabkan semakin banyaknya ekskresi vitamin B1 dalam urin.*

Kandungan vitamin B2 (riboflavin) yang cukup tinggi dalam kacang hijau sangat bermanfaat bagi kesehatan. Vitamin B2 mempunyai fungsi kesehatan yang lebih beragam. Sama halnya seperti vitamin B1, vitamin B2 juga berperan membantu proses pertumbuhan. Hewan-hewan percobaan yang kekurangan vitamin B2 mengalami gangguan pertumbuhan. Sebaliknya hewan yang diberi cukup vitamin B2 menampakkan kegiatan yang aktif, mempunyai kesanggupan mengandung dan menyusui yang lebih baik, dapat mencapai umur yang lebih panjang, dan memperlambat kesenilan (pikun). Pertumbuhan janin tikus percobaan juga lebih baik apabila induknya cukup mengkonsumsi vitamin B2. Ketika lahir anak-anak tikus tadi mempunyai rangka yang baik (tidak abnormal). Pada manusia kekurangan vitamin B2 memunculkan gejala seperti bibir dan sudut mulut retak-retak atau kemerahan, dan radang pada kornea mata.

Meskipun manusia dengan asupan vitamin B2 yang rendah dapat hidup tanpa menunjukkan gejala-gejala defisiensi yang berarti, namun kebanyakan ahli sependapat bahwa kecukupan vitamin B2 akan menjamin kesehatan yang baik. Kebutuhan vitamin B2 berbeda-beda tergantung umur, berat badan, asupan energi dan protein.

Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien. Ini barangkali menjelaskan mengapa vitamin B2 termasuk komponen penting dalam proses pertumbuhan. (GCM/KCM)

Sumber : GloriaNet

About these ads

5 responses to this post.

  1. mbak, bagus banget infonya, soalnya kacang ijo makanan yg saya suka. sekalian mau nanya mbak, kalo kebanyakan makan kacang ijo (bubur kacang ijo) ada efeknya gak? soalnya tiap hari saya makan 1 mangkok bubur kacang ijo.

    di tungggu infonya ya mbak. hehe…
    terima kasih ya mbak.

    ohya kalo ada waktu, mampir juga ya mbak ke blog saya di http://toko-oki.blogspot.com.

  2. Posted by dailyhappy on June 25, 2010 at 4:08 AM

    Hay oki…yaps thanks…
    itu sarapan kesukaan aq..enaak murah pula..:)
    klo yg aq tau seh bubur kacang ijo itu bagus bgt…
    tapi aq dpt info sperti ini
    “Akan tetapi ada hal yang perlu diperhatikan, kacang hijau termasuk makanan obat yang bersifat dingin. Bagi tubuh yang lemah dingin dan limpa lambung lemah dingin, bila minum terlalu banyak akan menimbulkan nyeri perut dan diare. Orang yang memiliki Yin lemah juga tidak dianjurkan mengonsumsi terlalu banyak, jika tidak akan terjadi luka pada sudut mulut yang ditimbulkan oleh panas semu yang membara, gejala gusi bengkak dan lain-lain.”

  3. Posted by irma on October 15, 2010 at 12:57 AM

    saya sedang hamil,kebtulan sekali saya setiap pagi selalu memakan bubur kacang ijo…dan saya malah tau sekarang ternyata banyak sekali manfaatnya apa lagi untuk rambut bayi saya.terima kasih untuk info nya.

  4. Posted by dailyhappy on October 15, 2010 at 2:15 AM

    Terima kasih mba dah baca blog aq..
    Semoga kehamilannya sehat n si baby nantinya juga sehat walafiat dan jadi anak yg pintar n berbakti ma orng tua…:)

  5. […] hijau bisa membuat rambut dede bayi menjadi lebat.Lebih lengkapnya  Manfaat Bubur Kacang Hijauhttp://dailyhappy.wordpress.com/2010/01/23/manfaat-bubur-kacang-hijau/ Like this:SukaBe the first to like this […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: